Posts

Kehidupan yang Saya Jalani Sekarang...

Image
...sudah sangat jauh berbeda. Banyak yang bilang, masa muda harus dipuas-puasin dengan melakukan banyak hal (positif tentunya). Sebelum memasuki kehidupan baru yang bisa jadi jauh berbeda. Sebelum segala kondisi jauh berubah disertai berbagai keterbatasan.  Dan seperti inilah kehidupan saya sekarang... Sudah jarang banget baca buku. Sebenernya masih suka baca buku sesekali sekitar 2-3 lembar sebelum tidur, jadi butuh waktu super lama untuk beresin satu buku. Buku yang lagi dibaca sekarang adalah Allegiant dari Veronica Roth (buku ketiga dalam serial Divergent). Tapi sekarang sudah mulai bikin wishlist lagi buku-buku yang pengen dibeli, dengan genre yang tentunya sudah berbeda dengan genre yang dulu dibaca. Sekalipun udah jarang baca buku tapi ada lebih banyak lagi artikel yang dibaca, karena butuh, hehe... Ngerasa waktu cepet banget, sempit banget, belum ngapa-ngapain tiba-tiba udah malem aja. Bahkan drama Korea aja nggak tamat-tamat karena waktu habis buat beresin kerja

[Jurnal Ibunya Ghiyats] Alasan (akhirnya) Memakai Clodi

Image
Baru nyobain pakai clodi (cloth diapers/popok kain) saat anak udah 8 bulan lewat sih emang agak telat ya. Semuanya gara-gara liat tumpukan sampah popok sekali pakai (pospak) di belakang rumah. 8 bulan aja sudah sebanyak ini, apalagi full sampai toilet training yang entah kapan mau dimulainya.  Sebenernya keinginan pakai clodi udah ada sejak anak baru lahir. Tapi waktu itu cuman kepikiran repot dan malas nyuci clodinya. Sayangnya saat itu nggak mengedukasi diri sendiri dengan kekurangan/kelebihan pakai clodi atau pospak. Nyeselnya sekarang... Makanya kalau dikasih amanah anak selanjutnya, insyaAllah pengen pakai clodi dari newborn. Karena ternyata pakai clodi tentunya nggak sesimpel pakai pospak tapi banyaaaak banget kelebihannya terutama untuk lingkungan dan isi dompet.  Jadi, di belakang rumah neneknya suami itu ada lubang sampah. Katanya dulu zaman cucunya masih bayi, bekas pospak suka dibuangin ke sana. Nah, sekarang anaknya udah pada remaja, itu sampah nggak berubah b

My Pregnancy Story: Tetap Tenang di Usia Kehamilan 42 Minggu

Image
“A baby is something you carry inside you for nine months, in your arms for three years, and in your heart until the day you die.” – Mary Mason Hal Pertama yang Dilakukan Saat Tahu Positif Hamil Saat tahu positif hamil lewat tes urin sendiri menggunakan testpack adalah bahagia (pastinya), kaget, campur bingung apa yang harus dilakukan. Sekalipun setelah melewati 8 bulan pernikahan ini kami memang melakukan program hamil, tetap saja tak ada persiapan apa-apa. Akhirnya, konsultasi ke temen dan sodara yang berprofesi bidan... Hal pertama yang harus dilakukan katanya minum asam folat setiap hari. Asam folat ini berfungsi untuk membantu perkembangan tabung saraf bayi pada otak dan sumsum tulang belakangnya serta mencegah keguguran. Bahkan, ada yang menganjurkan untuk mengonsumsinya sejak program hamil. Seandainya saya tahu lebih dulu :') Lalu, untuk mengecek kantung hamil, saya melakukan USG di usia kehamilan 10 minggu. Gunanya biar tahu apakah sudah ada kantung hamil a

Memulai Kembali

Image
Sumber gambar Stop. Breathe. Start again! Memulai kembali menulis di blog setelah jeda panjang memang bukan hal mudah. Rasanya kata-kata keluar dengan tersendat. Tidak bisa mengalir lancar dan jernih. Fuiih... Tulisan ini dibuat setelah baca curahan hatinya Musrifah Arfiati di blognya . Sepertinya kami senasib tapi dalam dunia yang berbeda. Kami sama-sama nggak banyak ngeblog tahun ini karena disibukkan dengan dunia baru. Dia yang baru lulus dan mulai bekerja, sedangkan saya baru saja jadi ibu rumah tangga. Saya sepakat sama pendapat dia tentang alasan kenapa nggak ngeblog, padahal ada banyak hal yang bisa ditulis. Mungkin karena saking banyaknya yang mau ditulis jadinya bingung mau nulis apa dulu. Keinginan buat ngeblog sebenarnya selalu ada. Bahkan setiap kali kepikiran sebuah ide selalu saya buatkan dulu outline-nya di note HP atau buku catatan. Tetapi nggak banyak yang terealisasi menjadi sebuah tulisan utuh. Sampai akhirnya beberapa minggu lalu, saya sempa

Selamat Tinggal kepada Kalimat-kalimat yang Belum Selesai

Image
Saat mendapatkan sesuatu, bisa jadi tanpa kusadari telah kehilangan sesuatu atau bahkan banyak hal. Kehadiran kehidupan baru, ternyata bagiku berarti kehilangan hal lain. Entah berapa kali ku berkata bahwa aku merindukan diriku. Merindukan banyak masa yang membuatku merasa hidup dan utuh. Merindukan sensasi sendirian dengan perasaan ketidakutuhan. Pencarian sebatas kata nyaman dan senang. Kini, masa-masa seperti itu telah berlalu. Dan di sini aku berdiri bukan hanya untuk diri sendiri. Saatnya mengucapkan selamat tinggal pada kalimat-kalimat yang belum selesai. Sekali lagi, masa-masa itu telah terlanjur berlalu. Saatnya melenyapkan aku. Selamat datang kehidupan baru! Mari sini genggam tanganku! :Ghiyats Al-Zain

Setelah Sekian Lama Nggak Ngeblog...

Image
Judul macam apa itu? Kalau dalam teori membuat headline, judul tersebut jelas nggak memenuhi kiteria judul menarik seperti: menggunakan angka, bahasa persuasif, click bait, etc. Ya, jujur saja saya merasa muak dengan teori-teori tersebut karena setiap hari harus berkutat dengan tulisan-tulisan sejenis itu. Baik kerjaan di kantor ataupun kerjaan freelance. Jadi, kali ini, setelah lebih dari dua bulan nggak ngeblog, lewat tulisan ini biarlah saya sesaat terbebas dari pakem-pakem tersebut. Sebab, isi tulisan ini juga hanya sekadar curhatan. Nah, kalau kamu merasa tulisan ini bakal unfaedah, silakan skip bacanya sampai sini saja. 

My Journal Collection

Image
When we translate an experience into language we essentially make the experience graspable. ( Dr. James  Pennebaker ) Kebiasaan saya menulis buku harian dimulai sejak SMP. Awalnya karena saya melihat teman-teman sepermainan pada punya diary, waktu itu saya menyebutnya diare XD Entah kenapa, saya tergila-gila dengan benda ini. Saya senang mengoleksinya terutama kalau gambarnya lucu-lucu. Saat itu saya mengisinya hanya sekadar untuk corat-coret nggak jelas, kadang menulis lirik lagu, quotes bahkan nama gebetan haha Semakin bertambahnya usia, saya masih terus merawat kebiasaan yang satu ini. Bedanya saya tidak lagi memilih buku yang lucu. Saya justru lebih senang menulis di buku yang biasa saja, kalau bisa malah kertas polos tanpa garis apapun. Lebih bagus lagi jika buku itu dibuat dari kertas yang sudah tidak terpakai kemudian saya bundel sendiri. Rasanya saya bisa menuangkan gagasan atau curhatan tanpa beban. Saat berbenah rumah, saya menemukan buku harian atau j

REVIEW: Bulan Merah (Kisah Para Pembawa Pesan Rahasia)

Image
Identitas Buku Judul: Bulan Merah Penulis: Gin Teguh Penerbit: Qanita (Mizan Group) Tahun Terbit: 2014 Jumlah halaman: 256 Halaman Novel ini bercerita tentang sekelompok anak muda yang berjuang untuk kemerdekaan lewat musik keroncong. Pertunjukan yang mereka lakukan bukanlah pertunjukan biasa karena selalu digelar tiba-tiba, pertunjukkan selalu disisipi lagu yang liriknya tak dikenal orang. Sebab sebenarnya ada lirik-lirik berisi pesan rahasia yang ingin disampaikan kepada para penerima.  Pesan-pesan rahasia itu kemudian akan berbalas dengan pesan-pesan rahasia lainnya. Semua terjadi begitu cepatnya. Harus cepat, sebelum patroli kolonial Belanda datang dan membubarkan pertunjukan.

Belajar tentang Gaya Hidup Minimalis dari 5 Youtubers Ini

Image
2017: Why more people are choosing a minimalist? Gaya hidup minimalis menjadi trend dan antitesis dari kehidupan konsumtif. Banyak orang yang memilih gaya hidup yang satu ini karena merasa less is more. Menjalani hidup dengan seminimal mungkin barang ternyata lebih membahagiakan. Sebab, kita memastikan bahwa barang yang kita miliki adalah barang yang memang kita butuhkan. Sejak membaca buku Marie Kondo, The Life Changing Magic of Tidying Up , saya terus mencari tahu tentang gaya hidup ini. Sambil terus mempraktikkan sedikit demi sedikit dalam kehidupan sehari-hari. Karena setiap hari saya kerap menghabiskan waktu di depan Youtube, bertemulah saya dengan channel Youtube yang banyak membahas tentang minimalism.

Dapet Kerjaan Gara-gara Ngeblog

Image
Get comfortable being uncomfortable. That's how you break the plateau and rich that next level. - Chalene Johnson Suatu hari, saya sempat melihat status blogger ternama meminta alamat blog untuk dikunjungi. Tapi beliau mensyaratkan blog yang sudah TLD. Karena dengan begitu katanya bisa dilihat keseriusannya dalam ngeblog. Saat berbincang dengan Icha Planifolia lewat telepon, kami berbincang banyak tentang blogging. Begitu juga dengan masalah TLD ini. Saya mengeluh bahwa saya sempet minder karena blog belum TLD. Kesimpulan simpel saya, TLD itu blog dengan belakangnya .com bukan blogspot atau wordpress seperti milik kami. Kami memang sama-sama sempet pengen migrasi ke .com, tapi untuk beberapa pertimbangan kami sama-sama mengurungkan niat. Ketakutan kami hanya satu, kalau lupa memperpanjang, halaman blog akan menghilang. Ini juga yang jadi pertanyaan saya selama ini. Kalau lupa perpanjang apakah bisa otomatis dikembalikan ke blogspot? Apakah posting

Recently Favorite: Mulai dari Yoga sampai Skincare

Image
Tulisan ini sebenarnya mengadaptasi jenis video yang biasa diunggah oleh para Youtuber, seperti Monthly Favorite, Summer Favorite untuk merangkum hal-hal yang digandrungi pada moment tersebut. Bisa berupa buku, beauty things, music, dsb. Kali ini saya mau nulis hal-hal yang lagi saya gandrungi secara random saja. Hal yang bikin saya harus menuliskanya karena ternyata hal-hal berikut ini banyak mengubah hidup saya. Source Yoga Pada awal tahun 2017 saya bikin resolusi yang sama seperti sebelumnya yaitu read more, write more and also exercise more. Nah untuk olahraga sebenarnya saya cuman punya alternatif lari di Gymnasium UPI setiap hari Minggu, tapi ternyata tak banyak waktu yang saya punya. Hidup saya hari ini hanya berpusar pada kantor-rumah-kantor-rumah lalu mudik ke rumah mertua saat weekend. Jadi saya coba cari-cari alternatif untuk bisa berolahraga di rumah dan ketemulah saya sama channel youtube nya Luisa Turnip . Jadi saya bisa praktik yoga di rumah setiap jam 6 pag

Menulis sebagai Passion, Pekerjaan atau Hobi?

Image
Dalam salah satu rapat karyawan di tempat saya bekerja, kami sempat berbincang tentang passion dan motivasi bekerja. Menggali faktor “why” ketika memilih sebuah pekerjaan. Muncullah bahasan bahwa dalam menentukan passion, kita harus memutuskan manakah hal yang memang benar-benar menjadi passion kita dan manakah hal yang mudah dilakukan. Jika saya berkaca pada diri sendiri, saya selalu yakin bahwa menulis adalah jalan hidup saya. Tetapi, setiap kali ditanya mau fokus di mana, saya masik suka bingung. Saat ini, setidaknya ada tiga hal yang masih saya jalani: